Bacalah puisi rakyat berikut! Perbandingan Puisi.
Puisi 1.
Jalan-jalan ke Kota Blitar
Jangan lupa beli sukun
Jika kamu ingin pintar
Belajarlah dengan tekun
Puisi 2.
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya bdan dapat selamat
Puisi 3.
Inilah gerangan suatu madah
mengarang syair terlalu indah
membetuli jalan tempat berpindah
di sanalah i'tikat diperbetuli sudah
wahai muda kenali dirimu,
ialah perahu tamsil tubuhmu,
tiadalah berapa lama hidupmu,
ke akhirat jua kekal diammu
Hai muda arif-budiman,
hasilkan kemudi dengan pedoman,
alat perahumu jua kerjakan,
itulah jalan membetuli insan.
Perteguh jua alat perahumu,
hasilkan bekal air dan kayu,
dayung pengayuh taruh di situ,
supaya laju perahumu itu
sudahlah hasil kayu dan ayar
Angkatlah pula sauh dan layar
Pada beras bekal jantanlah taksir
Niscaya sempurna jalan yang kabir
Karya : Hamzah Fansuri
Perbandingan puisi rakyat di atas terlampir pada tabel.
Pembahasan
Puisi rakyat adalah salah satu peninggalan bangsa. Bentuk puisi rakyat dapat berupa pantun, gurindam, dan syair. Ketiganya memiliki nilai atau pesan yang terkandung di dalamnya. Ciri-ciri yang melekat pada puisi rakyat yaitu:
- Tergolong dalam kelompok puisi lama.
- Terdiri dari bait dan baris.
- Memiliki nilai atau pesan moral untuk disampaikan.
Pelajari lebih lanjut
Materi tentang jenis-jenis puisi https://brainly.co.id/tugas/3924665
#BelajarBersamaBrainly #SPJ1